Cara Menghitung Kebutuhan Cor Beton Dengan Mudah

Kalkulator Menghitung Kebutuhan Cor – Untuk mengecor sebuah gedung maka dibutuhkan bahan bangunan yang harus diprediksi dengan tepat agar nantinya bahan yang didatangkan ke lokasi tidak terlalu banyak atau malah kurang. Untuk itulah harus ada perhitungan yang tepat serta akurat, nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai bagaimana cara menghitung kebutuhan cor beton.

Tips yang saya berikan ini hanyalah perkiraan saja dalam study kasus berbeda jadi Anda harus menghitung sesuai dengan kebutuhan Anda, sebagai contoh misalnya Anda ingin mengecor plati lantai bak beton atap rumah dengan luas sekitar 10 x 16 m dan tebal plat yang digunakan adalah 12 cm. Rencananya Anda ingin mengecor beton dalam bentuk ready mix dan jika dalam satu truck mixer bisa mengangkut sebanyak 5 m3 mata berapa truk beton yang harus dipesan?

cara-hitung-cor-beton

Hitungannya:

  • Volume plat lantai = 10 m x 16 m x 0,12 m = 19,2 m3.
  • Angka keamanan/ safety factor / wise kita buat 2,5 % x 19,2 m3 = 0,48 m3 ( ini dimaksudkan sebagai cadangan ketika terjadi kekurangan akibat kejadian tidak terduga seperti tumpah, kebocoran bekisting, salah hitung dll.)
  • Jadi total volume beton yang dibutuhkan adalah 19,68 m3 kita bulatkan menjadi 20 m3.
  • Jika 1 truck mixer mampu mengangkut 5 m3 maka total yang harus dipesan adalah 20 m3 : 5 m3 = 4 truck.
  • Jadi yang kita butuhkan adalah 4 truck mixer kapasitas 5 m3.
  • NB: jangan heran kalau hasil akhirnya bulat karena memang sudah direncanakan demikian

Baca juga: Harga Upah Tukang Borongan Bangunan

Apabila Anda membutuhkan adukan beton sendiri maka diperlukan data yang akurat mengenai detail dari bahan bangunan yang dibutuhkan mulai dari berapa sak semen, berapa banyak pasir yang harus didatangkan berapa kerikil atau koral yang harus di pesan.

Kualitas Mutu Cor Beton Beserta Kegunaanya

Perlu Anda ketahui bahwa kualitas atau Mutu Cor Beton dibagi menjadi 3 bagian tergantung pada kebutuhan Anda. Berikut ini kami akan berikan ulasan mengenai kualitas Cor Beton.

  • Mutu Cor Beton B Nol K 100 s//d 200
    Tipe cor beton ini biasa digunakan untuk cor lantai kerja/LC, jalan kompleks dengan kapasitas beban rendah, lapangan voli basket, dan lain sebagainya.
  • Mutu Cor Beton K 221 s/d K 300
    Tipe cor beton ini biasa digunakan untuk dak lantai 1, 2, 3 sampai dengan lantai 5 dan seterusnya, jalan dengan kapasitas sedang, cor dak, cor lantai gudang, dan lain sebagainya./
  • Mutu Cor Beton K 350 s/d K 500
    Tipe cor beton ini biasa digunakan untuk gudang dan jalan berkapasitas beban berat, untuk beton pracatek atau precast, untuk jalan negara dan umum serta dudukan mesin berat.

Melakukan pekerjaan cor beton ini memang terlihat mudah, tetapi jika Anda tidak tahu tipsnya maka bisa jadi hasil pengecoran tidak bagus seperti keropos, retak atau lebih parahnya lagi bisa roboh. Nah, supaya tidak mengalami kejadian yang merugikan maka saya disini akan berbagai tips mengenai pekerjaan cor beton yang bagus.

retak pada beton

 

Standar Beton Yang Bagus

Sebagai ukuran bagusnya hasil pekerjaan cor beton maka kita akan buat terlebih dahulu beberapa kriteria yang ada sehingga sebuah beton dapat dikatakan memiliki kualitas baik.

  • Kuat dan kokoh
  • Murah
  • Permukaan rata dan halus
  • Datar dan tegak
  • Cepat dalam pembuatan
  • Tidak keropos atau retak

Baca juga: Harga Beton Ready Mix

Tips Pekerjaan Cor Beton yang Bagus

  1. Desain struktur harus benar terlebih dahulu, yang meliputi beton dan juga bahan yang digunakan. Karena jika perhitungan strukturnya saja sudah salah maka walaupun dikerjakan sebaik apapun bisa roboh.
  2. Menggunakan material beton yang sesuai dengan hasil perhitungan batas minimal kuat. Misalnya saja, jika sebuah beton bertulang akan kuat jika menggunakan beton K359. Jika dalam pengecoran menggunakan K250 maka kemungkinan besar akan terjadi kegagalan struktur.
  3. Bekisting harus dipersiapkan dengan benar, posisi dan jumlah perancah dihitung sekuat dan semurah mungkin sehingga tidak akan terjadi kerobohan akibat penyangga tidak kuat, tetapi juga tidak terjadi pemborosan kaena perancah terlalu banyak diatas kebutuhan.
  4. Papan bekisting atau triplek harus selalu dalam kondisi bersih sebelum akan digunakan, ini karena pada bekisting bekas seringkali ada sisa beton lama yang masih menempel. Apabila langsung digunakan sebagai cetakan maka akan menyebabkan beton keropos.
  5. Pembongkaran bekisting tidak boleh terlalu cepat sebelum beton mampu untuk menahan beban sendiri.
  6. Pembersihan beton tercecer harus segera dilakukan ketika proses pengecoran sedang berlangsung, sebab jika pembersihan dilakukan di lain waktu maka beton yang telah tercecer akan mengeras dan lebih sulit serta memerlukan biaya yang besar.
  7. Apabila menggunakan beton Ready Mix maka harus berkoordinasi dengan perusahaan penyedia beton cor tersebut untuk selalu memastikan bahwa material beton dikirim pada tanggal dan jam yang sudah dijadwalkan, karena kemunduruan kedatangan material dalam beberapa jam atau bahkan hari akan sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan beton.
  8. Selalu cek ketegakan serta kedataran beton menggunakan alat ukur seperti water pass atau teodolit.
  9. Untuk pengecoran beton yang menyambung dengan beton lama maka diharuskan untuk menggunakan lem beton serta melakukan ketrik beton lama supaya bisa menyatu dengan yang baru.
  10. Melakukan penyiraman pasca cor beton supaya tidak terjadi pengerasan yang terlalu cepat karena hal ini bisa menyebabkan keretakan.

Nah itulah tadi informasi mengenai cara hitung kebutuhan cor beton lengkap beserta tips pekerjaan cor beton yang bagus. Semoga informasi yang saya berikan ini bisa bermanfaat bagi Anda namun cara di atas hanyalah prediksi saja dan Anda harus bisa menyesuaikan sendiri berapa banyak bahan yang perlukan.