Cara Cek Riwayat Tanah Yang Bermasalah


Cara Cek Riwayat Tanah – Ketika ingin membeli tanah maka segala sesuatunya harus dipertimbangkan dengan matang. Mulai dari biaya yang bisa Anda keluarkan untuk membeli tanah, lokasi tanah yang akan dibeli, harga hingga legalitasnya. Memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai pembeli untuk cermat ketika ingin membeli tanah.

Sebab sampai saat ini ada banyak sekali praktik curang yang membuat pembeli merasa dirugikan. Salah satunya adalah masalah tanah sengketa yang dijual kepada orang lain. Atau  juga sertifikat tanah yang palsu. Hal ini tentu sangat merugikan pembeli. Maka dari itu Anda jangan gegabah dalam membeli tanah agar terhindar dari kecurangan-kecurangan seperti itu.



Dulunya kita perlu datang langsung ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) ketika ingin mengecek hal-hal yang berhubungan dengan tanah yang hendak dibeli. Proses pengecekan ini sendiri juga membutuhkan waktu. Baik waktu untuk pergi ke kantor BPN, hingga proses pengecekan oleh pihak BPN.

Baca juga: Cara Mengetahui Harga Tanah

Karena proses yang seperti ini kita perlu mengeluarkan biaya minimal untuk transportasi. Belum lagi jika Anda tidak berkenan mengeceknya sendiri dan meminta bantuan pihak lain untuk melakukan pengecekan.

Untungnya saat ini Saat ini BPN telah memiliki aplikasi khusus yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses informasi-informasi yang berkaitan dengan pertanahan. Aplikasi tersebut adalah Sentuh Tanahku. Anda bisa mengunduhnya secara gratis di app store smartphone Anda.



Aplikasi Sentuh Tanahku ini dihadirkan oleh BPN untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi yang berhubungan dengan sertifikat tanah. Misalnya untuk mengecek keaslian sertifikat.

Berikut adalah beberapa fitur yang ditawarkan oleh Sentuh Tanahku:

  1. Memeriksa keaslian sertifikat tanah berdasarkan nomor hak, nomor sertifikat dan nomor surat ukur.
  2. Informasi berkas untuk mengetahui informasi berkas secara online yang didaftarkan di seluruh kantor BPN Indonesia.
  3. Informasi mengenai syarat dan biaya proses balik nama sertifikat, membuat sertifikat hibah, mengganti sertipikat karena rusak, mengubah sertifikat HGB menjadi SHM dan lain sebagainya.

Mengecek Riwayat Tanah yang Bermasalah

Untuk lebih mudah, silakan gunakan aplikasi Sentuh Tanahku yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store atau Apple App Store. Setelah terinstal pada smartphone, lakukan registrasi akun baru jika ini merupakan pertama kalinya Anda menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku. Di samping itu jangan lupa untuk melakukan verifikasi akun.

Di dalam aplikasi kita akan menjumpai beberapa menu. Gunakan menu Info Sertipikat untuk mengetahui keaslian sertifikat tanah. Setelah itu klik daftar sertipikat untuk melihat data lengkap mengenai sertipikat yang Anda pegang. Jika data tersebut tidak muncul, maka sertipikat yang Anda pegang tidak terdaftar di kantor BPN.

Dalam menu ini kita dapat melihat beberapa informasi. Mencakup status kepemilikan tanah, tanggal penerbitan sertifikat, lokasi persil tanah, luas tanah, nomor induk bidang tanah, pemilik pertama (nama, alamat dan tanggal lahir), lampiran dokumen ukur tanah dan bisa juga melihat lokasi bidang tanah.

Mengecek Legalitas Tanah

Untuk memeriksa legalitas tanah ada beberapa opsi yang bisa kita gunakan. Seperti mengecek langsung ke lokasi, cari informasi peruntukan tanah, ketahui kejelasan status tanah hingga melakukan pengalihan kepemilikan. Berikut akan dijelaskan satu per satu sebagai wawasan tambahan untuk Anda.



Mengecek Langsung ke Lokasi

Meninjau lokasi secara langsung menjadi hal yang sangat bermanfaat. Sebab kita bisa mengetahui kondisi tanah sebenarnya dan bagaimana kondisi sekitarnya. Hal seperti ini cukup penting untuk Anda yang berniat melakukan investasi.

Cari Informasi Peruntukan Tanah

Penting bagi Anda untuk mengetahui status tanah dan peruntukan terbarunya. Misalnya rencana tata kota pada wilayah tersebut. Jangan lupa untuk mengetahui penggunaan tanah yang ada pada Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) di lokasi tersebut lewat pejabat daerah setempat.

Hindari membeli tanah tanpa mengetahui peruntukannya. Sehingga Anda akan terhindar dari risiko membeli tanah yang sebenarnya dijadikan lahan hijau. Untuk diketahui, lahan hijau merupakan area yang tidak boleh digunakan untuk mendirikan bangunan.

Mengetahui Kejelasan Status Tanah

Yang tak kalah penting adalah mengetahui kejelasan status tanah. Jangan sampai Anda membeli tanah yang menjadi kasus sengketa. Contohnya adalah tanah sitaan atau tanah warisan yang belum dipecah hak miliknya.



Legalitas kepemilikan tanah harus dibuktikan dengan sertifikat tanah hak milik asil yang tertera atas nama pemilik. Untuk mengecek legalitas tanah ini Anda bisa meminta bantuan notaris setempat.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *