Cara Membersihkan Toren Air

Cara Membersihkan Tangki Air – Kebanyakan rumah saat ini menggunakan toren air atau penampung air. Seperti yang diketahui air menjadi salah satu kebutuhan yang paling penting di dalam rumah.

Dengan adanya sumber air bersih yang memadai kita bisa melakukan berbagai pekerjaan dengan mudah. Seperti mandi, membersihkan piring, menyirami tanaman atau hingga membersihkan rumah. Dan salah satu cara untuk memperoleh air bersih yang mencukupi adalah dengan tangki air atau toren air.

Tandon atau toren air adalah salah satu alat yang menjadi media atau wadah penyimpan cadangan air bersih. Toren air sangat berguna bagi rumah yang pasokan airnya kurang memadai, terlebih jika pasokan air PAM sering bermasalah. Dengan toren air yang terisi penuh maka kita tidak perlu terlalu khawatir jika kehabisan air bersih.

Hanya saja seiring berjalannya waktu toren air bisa kotor. Biasanya di dalam tangki muncul lumut karena paparan sinar matahari dan air hujan. Dan hal ini sering diabaikan oleh pemilik rumah lantaran lokasi toren air yang biasanya jauh dari jangkauan.

Jika dibiarkan kotoran akan menumpuk di dalam toren air, begitu juga dengan pasir yang bisa mengendap atau menumpuk di dalam tangki. Hal tersebut tentu saja bisa mengurangi kualitas air.

Maka dari itu kita perlu menjaga kebersihan toren air. Mengingat air ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan kita sehari-hari. Berikut ini kami jelaskan bagaimana cara membersihkan toren air yang dapat Anda praktekkan.

Baca juga: Harga Tangki Air Terbaru

Langkah-langkah Membersihkan Toren Air

Buka Penutup Toren

Langkah pertama, sebelum membersihkan toren air kita perlu membuka penutupnya terlebih dahulu. Mungkin terdengar sepele, tetapi biasanya terdapat sensor air atau mesin otomatis di area tersebut. Maka dari itu usahakan jangan sampai tersenggol atau bahkan rusak. Biasanya mesin otomatis ini memiliki pelampung pengatur volume air di dalam toren.

Buang Air di Dalam Toren

Berikutnya buang air yang ada di dalam tangki lewat saluran pembuangan hingga habis. Hal ini dilakukan agar kotoran yang ada di dalam air bisa dikeluarkan dan memudahkan kita untuk membersihkan bagian dalam toren.

Perlu diketahui, saluran pembuangan yang ada pada toren air biasanya tidak berada di sisi paling bawah. Sehingga air di dalam tangki tidak dapat terbuang seluruhnya lewat saluran pembuangan tersebut.

Masuk ke Dalam Toren

Jika memungkinkan Anda bisa masuk ke dalam toren air untuk membersihkan bagian dalam tangki. Sebagai catatan, yang bisa masuk ke dalam toren adalah mereka dengan berat badan yang tidak terlalu berat atau maksimal 60 kg. Selain itu toren juga harus terbuat dari plastik. Jika toren terbuat dari metal, disarankan untuk tidak masuk ke dalamnya. Sebab hal ini bisa menimbulkan kerusakan pada bodi toren karena penyok.

Sebelum masuk ke dalam tandon, jangan lupa untuk menyiapkan alat-alat untuk membersihkan bagian dalam toren. Seperti gayung, sikat atau spon.

Menggosok Bagian dalam Toren Air

Gosok dan bersihkan bagian dalam toren dengan memakai spon dan sikat. Gosok bagian dinding toren yang berlumut sampai bersih. Setelah itu bilas dengan air. Anda dapat mengambil air dengan cara menarik pelampung mesin otomatis air.

Gunakan air seperlunya untuk membilas dinding toren yang digosok. Selain itu hindari menggunakan cairan pembersih atau sabun. Karena hal tersebut membuat kita kesulitan untuk membilasnya.

Buang Air Bekas Bilasan

Jika selesai membersihkan, jangan lupa untuk membuang air bekas bilasan. Anda bisa menggunakan gayung jika air tidak bisa dibuang lewat saluran pembuangan toren.

Apabila air yang tersisa sudah mulai habis, Anda bisa kembali mengalirkan air bersih ke dalamnya. Tujuannya untuk membantu pembuangan kotoran yang tersisa. Lakukan sampai kotoran sudah tinggal sedikit. Kita dapat memakai selang untuk membuang air yang ada di dalam toren dengan cara menyedotnya lewat selang tersebut.

Isi dengan Air

Setelah bagian dalam toren air bersih, Anda bisa mengisinya dengan air. Caranya adalah dengan mengembalikan sensor pompa air ke posisi awal dan menutup saluran pembuangan air.

Baca juga: Harga Menara Tandon Air

7 Cara Mengatasi Toren Air Berlumut

Anda juga bisa menggunakan cara lain untuk membersihkan toren air, khususnya untuk menghilangkan lumut yang menempel di dinding dalam toren. Ada setidaknya tujuh barang yang bisa kita manfaatkan untuk membersihkan lumut di dalam toren. Berikut informasi selengkapnya.

Cat Minyak

Kita bisa memanfaatkan cat minyak agar toren air terhindar dari permasalahan lumut. Pertama-tama buang air yang ada di dalam tangki. Setelah itu cat lapisan luar tangki dengan cat minyak dengan warna hitam dan putih. Hal ini penting dan tidak boleh hanya salah satu warna.

Warna hitam menjadi cat untuk lapisan pertama. Tujuannya untuk menggelapkan tangki supaya sinar matahari tidak masuk ke dalam. Sedangkan warna putih dipakai sebagai lapisan kedua yang fungsinya untuk memantulkan cahaya matahari. Perlu diketahui, lumut bisa tumbuh di dalam tangki lantaran adanya sinar matahari yang menembus bagian luar tangki dan masuk ke dalamnya. Hal ini bisa terjadi jika kita memakai toren air berbahan plastik atau HDPE.

Scrubber

Scrubber atau saringan lumut bisa kita gunakan untuk membersihkan lumut yang ada di dalam toren. Cara ini dapat Anda manfaatkan jika tangki air yang ada di rumah Anda tidak terlalu besar. Buat suatu jenis saringan pada bagian sirkulasi atau inlet air. Sehingga nantinya lumut akan terperangkap di sana.

Air Kapur

Anda bisa memanfaatkan air kapur yang dikenal memiliki sifat yang keras. Sifat ini akan berguna untuk melepaskan lumut dari dinding tangki. Anda bisa membeli kapur di toko bangunan. Atau Anda juga bisa memanfaatkan kapur tulis.

Caranya buat adonan dengan mencampur kapur yang sudah dihaluskan dengan air. Kemudian siram air kapur pada permukaan dinding atau lantai yang berlumut. Diamkan semalaman, lalu gosok permukaan dinding dengan sikat lantai hingga bersih dan bilas sampai bersih.

Air Garam

Untuk garam kita perlu mencampurnya dengan air panas. Takarannya adalah 3 sendok makan garam dapur dan dicampur 2 liter air bersih mendidih. Siram pada bagian tangki yang berlumut lalu gosok dengan spon sampai bersih. Silakan ulangi tahap tersebut sampai dinding toren air bersih.

Cuka Putih

Cuka putih juga bisa kita gunakan. Caranya campur cuka putih dengan air dan siram ke bagian yang berlumut. Gosok hingga bersih dan jangan sampai ada cuka yang tersisa. Hal tersebut bisa membuat dinding tangki rusak.

Kaporit

Untuk cara ini, tumbuk kaporit sampai halus dan taburkan pada permukaan yang berlumut. Diamkan hingga satu jam lalu siram dan cuci tangki dengan air sabun. Bilas sampai tidak terasa licin. Jika Anda ragu, silakan lewati cara ini. Sebab bahan kimia bisa membahayakan kita jika tidak berhati-hati dalam memakainya.

Susun Jadwal Pembersihan Tangki

Disarankan untuk membersihkan tangki setiap 3-6 bulan sekali. Sehingga tidak ada lumut bandel yang menempel di dinding toren air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *