Cara Menghitung Luas Bangunan


  1. Dalam menghitung jumlah luas lantai sebuah ruangan, perhitungannya harus dilakukan hingga batas dinding terluar. Tentunya jika ada sebuah ruang atau lebih yang berhimpitan dan dibatasi dinding, maka perhitungannya adalah dari as ( tengah-tengah ) dinding hingga dinding yang berikutnya.
  2. Ruangan tertutup atap yang ukuran dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai atas, maka dihitung penuh ( 100 %). Misalnya ruang ukuran tersebut adalah 3 x4 m2, jadi luasnya 12 m². Jika dinding pembatas ruangan tadi memiliki tinggi kurang dari 1,20 m², maka luas tersebut hanya diperhitungkan separuhnya saja. Semua itu diperkenankan dari KDB yang sudah ditentukan oleh daerah tersebut.
  3. Overstek seperti balkon dengan dinding pagar tidak tinggi lebih dari 1,20 m2, maka tidak diperhitungkan luasnya.
  4. Teras beratap dengan sebagian dindingnya mempunyai ketinggian lebih dari 1,20 m², maka diperhitungkan 60 % ruang bawah tanah, luasnya dihitung 100 %.

Demikian informasi yang sudah kami jelaskan tentang cara menghitung luas bangunan, baik itu menggunakan rumus matematika ataupun dengan memanfaatkan bantuan software autocad yang sudah dilengkapi dengan rumus, contoh dan juga penyelesaian soal.

Menggunakan metode rumus matematika ataupun bantuan software sebenarnya sama saja asalkan bisa membuat anda menjadi lebih nyaman, tetapi yang paling penting adalah anda harus masukkan data yang benar agar bisa mendapatkan hasil yang akurat. Semoga dengan memahami cara menghitung luas bangunan seperti ditas, akan memberikan banyak manfaat untuk kita nantinya.





Leave a Reply

Your email address will not be published.