Cara Balik Nama Sertifikat Tanah


Balik nama sertifikat tanah biasanya membutuhkan waktu sekitar lima hari kerja. Akan tetapi perlu diketahui bahwa jangka waktu tersebut akan berlaku jika dokumen yang dibutuhkan telah lengkap.

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah



Ketika ingin melegalkan perubahan yuridis, maka diperlukan data dan tahapan prosedur. Ada dua opsi yang bisa Anda manfaatkan untuk pencatatan perubahan data yuridis. Yakni mengurus balik nama sertifikat secara mandiri atau meminta bantuan Notaris maupun PPAT.

Mengurus Sendiri

Jika Anda ingin mengurus balik nama sertifikat sendiri, Anda perlu menyiapkan berkas-berkas penting. Seperti berkas permohonan balik nama yang ditandatangani pembeli, akta jual – beli dari PPAT, sertifikat tanah asli, KTP pembeli dan penjual, bukti pelunasan Surat Setor Pajak Pajak Penghasilan (SSP PPh), dan bukti pelunasan Surat Setoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (SSBBPHTB).

Tidak hanya itu saja, Anda juga harus melampirkan surat pengantar dari PPAT, Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB), izin peralihan hak (untuk rumah susun dan tanah Negara), dan surat pernyataan calon penerima hak.

Meminta Bantuan Notaris/PPAT

Sedangkan jika meminta bantuan Notaris atau PPAT, maka Anda perlu menyiapkan dokumen yang mirip dengan mengurus sendiri. Antara lain berkas permohonan balik nama yang ditandatangani pembeli, akta jual beli dari PPAT, sertifikat tanah asli, KTP pembeli dan penjual, bukti pelunasan Surat Setor Pajak Pajak Penghasilan (SSP PPh), dan bukti pelunasan Surat Setoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (SSBBPHTB).



Jika dokumen telah lengkap, tahap selanjutnya adalah sebagai berikut:

  1. Membawa berkas ke Kantor Pertanahan. Selanjutnya pihak Kantor Pertanahan atau BPN akan memberikan bukti penerimaan permohonan balik nama.
  2. Kantor Pertanahan akan mencoret nama pemegang hak yang lama dengan tinta hitam, lalu mengubahnya dengan pemegang hak baru di buku tanah dan sertifikat.
  3. Setelah itu Kepala Kantor Pertanahan atau Pejabat yang ditunjuk akan memberikan paraf dan tanggal pencatatan perubahan. Biasanya proses pengurusan ini membutuhkan waktu 15 hari setelah pengajuan.

Baca juga: Cara Menghitung Harga Tanah

Kisaran Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah

Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Mandiri

Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) mempunyai ketentuan mengenai besaran biaya balik nama sertifikat. Hal ini perlu kita ketahui dan bisa dijadikan patokan karena berdasarkan perhitungan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Anda bisa mengecek terlebih dahulu NJOP dengan mengunjungi kantor pertanahan atau mencarinya secara online.

Untuk rumus menentukan biaya balik nama sertifikat tanah adalah sebagai berikut:

Nilai tanah (per m2) x luas tanah (m2)/1.000

Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Melalui Notaris/PPAT

Apabila Anda tidak mempunyai cukup waktu untuk mengurusnya sendiri atau tidak ingin kerepotan maka Anda bisa meminta bantuan Notaris ataupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Tentu saja Anda perlu menyiapkan dana ekstra sebagai biaya jasa Notaris atau PPAT.



Leave a Reply

Your email address will not be published.