Harga MCB Listrik Yang Bagus


MCB Listrik 450 dan 900 – Bagi anda para teknisi ataupun elektronika tentunya sudah tidak asing lagi dengan MCB. Ya, MCB adalah kependekan dari Miniature Circuit Breaker atau dalam bahasa indonesia biasa disebut dengan miniatur pemutus sirkuit.

Alat ini dapat kita temukan dengan mudah di hampir setiap rumah. MCB (Miniature Circuit Breaker) merupakan alat elektronikal yang berfungsi untuk melindungi rangkaian listrik dari arus yang berlebihan. Atau dengan kata lain MCB merupakan sebuah alat pengaman listrik di rumah pada saat terjadi gangguan aliran listrik yang terlalu besar.



Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang MCB yang akan kami ulas secara lengkap mulai dari pengertian MCB, fungsi MCB, Jenis MCB, prinsip kerja MCB dan daftar harga MCB terbaru. Berikut dibawah ini adalah uraian selengkapnya.

Pengertian MCB

MCB adalah kependekan dari Miniatur Circuit Breaker atau Miniatur Pemutus Sirkuit (bahasa Indonesia). MCB merupakan sebuah perangkat elektromekanikal yang mampu melindungi rangkaian listrik dari arus yang terlalu besar dengan cara memutus arus listrik tersebut secara otomatis ketika melewati batas tertentu.

Fungsi MCB Listrik

mcb listrik

MCB listrik berfungsi untuk memutus arus secara otomatis, untuk melindungi rangkaian arus listrik pada saat arus yang melewati MCB sudah melebihi nilai yang ditentukan.



Namun ketika dalam kondisi yang normal, MCB akan berfungsi sebagai saklar yang bisa mengubungkan dan memutuskan aliran arus listrik secara manual.

Pada intinya, MCB listrik ini memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan sekering (FUSE), yaitu memutus aliran arus listrik pada saat mengalami kelebihan arus listrik akibat hubung singkat (short circuit), atau akibat kelebihan beban (overload).

Ketika arus listrik sudah normal, maka MCB bisa dinyalakan kembali, sedangkan pada sekering (FUSE) tidak. Selain itu, MCB juga memiliki beberapa keunggulan lainnya dibandingkan dengan Sekering (FUSE).

Beberapa keunggulan MCB tersebut adalah sebagai berikut :

Keunggulan MCB

  1. MCB jauh lebih sensitif terhadap arus jika dibandingkan dengan Fuse. MCB akan mendeteksi semua arus dan memutuskan fault.
  2. Dengan menggunakan MCB listrik ini, maka zona fault dari rangkaian listrik akan lebih mudah di identifikasi. Rangkaian yang fault terdapat pada posisi OFF. Dipihak lain, bila menggunakan fuse kabel dari fuse maka harus dicek dan dibuka untuk mengetahui zona fault.
  3. Dengan menggunakan MCB listrik, kita akan lebih mudah untuk menyambungkan kembali dengan suplai. Kita hanya perlu menaikkan knob saja pada posisi ON. Namun jika menggunakan fuse, maka seluruh fuse harus diganti.
  4. MCB juga telah menyediakan interface yang lebih baik dengan memakai knob MCB. Apabila menggunakan sufe, maka secara keseluruhan harus diperhatikan.
  5. Handling MCB secara kelistrikan akan lebih mudah jika dibandingkan dengan fuse.
  6. MCB dapat digunakan ulang, ini dikarenakan perawatannya yang cukup mudah dan rendah biaya penggantian. Sedangkan fuse harus diganti setiap kali fault.

Jenis MCB

jenis mcb

Berdasarkan karakteristik dari pemutus sirkuitnya, MCB dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu MCB tipe B, MCB tipe C, dan MCB tipe D. Berikut ini adalah uraian lengkap jenis-jenis MCB yang perlu anda ketahui.

  1. MCB Tipe B

MCB tipe B ini merupakan jenis MCB yang akan trip jika arus beban lebih besar 3 sampai 5 kali dari besar arus nominal yang telah tertulis pada MCB. Pada umumnya MCB tipe B ini biasa digunakan untuk keperluan rumahan ataupun industri yang memiliki skala kecil.

  1. MCB Tipe C

MCB tipe C adalah jenis MCB yang akan trip jika arus beban lebih besar 5 hingga 10 kali dari arus nominal yang telah tertulis pada MCB. Biasanya MCB tipe ini banyak digunakan untuk keperluan industri dengan skala yang lebih tinggi seperti penerangan gedung.



  1. MCB Tipe D

Jenis MCB yang terakhir adalah MCB tipe D. MCB jenis ini akan trip jika arus beban lebih besar 10 sampai 25 kali dari arus nominal yang telah tertulis pada MCB. Pada umumnya MCB tipe D ini banyak digunakan pada peralatan yang menghasilkan lonjakan arus tinggi seperti mesin sinar X (X-Ray), mesin las, dan mesin yang besar lainnya.

Baca juga: Harga Stop Kontak Broco

Cara Kerja MCB

Pada umumnya saat dalam kondisi mati, MCB akan berfungsi seperti halnya saklar ON/OFF biasa, yaitu dapat menyambung dan memutus aliran arus listrik secara manual. Akan tetapi, saat dalam kondisi tertentu seperti kelebihan beban ataupun hubung singkat maka MCB berfungsi sebagai pemutus aliran arus listrik secara otomatis.

Dari kedua kondisi tersebut bisa kita amati perpindahan knop dari kondisi satu ke kondisi lainnya. Prinsip kerja otomatis MCB ini terdiri dari 2 macam, yang pertama adalah Magnetic Tripping atau pemutusan hubungan arus listrik secara magnetik, dan yang kedua adalah Thermal Trippinng atau pemutusan hubungan arus listrik secara thermal.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *