Biaya Renovasi Rumah


  1. Jangan buang perkakas atau bagian rumah yang masih dapat digunakan

Anda lagi renovasi rumah, bukan sedang membangun ulang, bukan? Jadi, tidak semua perkakas ataupun bagian rumah yang sebelumnya harus dibuang. Jika masih ada yang cocok untuk anda gunakan, ya bisa anda gunakan. Beberapa bagian rumah yang tidak perlu anda buang yaitu kaca jendela, kusen pintu, genteng bongkaran, dan besi bongkaran struktur bangunan.



  1. Renovasi satu per satu, jangan sekaligus

Dana yang terbatas tidak harus menjadi penghalang untuk merenovasi rumah. Hal ini bisa anda akali dengan renovasi satu per satu bagian rumah, bukan sekaligus. Dengan demikian, dana anda tidak akan terkuras sekaligus dan anda pun juga gak takut dana akan terpakai untuk hal-hal lainnya. Sedikit demi sedikit, desain rumah impian anda akan segera terwujudkan.

Misalnya saja, anda bisa merenovasi rumah anda mulai dari renovasi ruang tamu di bulan ini. Tiga bulan lagi, anda bisa merenovasi rumah bagian dapur. Kemudian, enam bulan lagi anda bisa mulai renovasi bagian kamar tidur. Begitu seterusnya.

  1. Konsep renovasi minimalis yang minim detail



Semakin detail konsep rumah yang anda inginkan, tentunya akan membuat biaya renovasi rumah semakin tinggi. Maka dari itu, cobalah untuk memilih konsep minimalis apabila dana anda terbatas. Bukan hanya karena dana terbatas saja, konsep minimalis kini juga tengah trend.

Konsep minimalis pun dapat meringankan pekerjaan beres-beres anda setiap harinya. Misalnya, dibandingkan mempunyai banyak sekat dalam rumah sebaiknya pilih ruangan plong yang lebih mudah untuk diatur.

  1. Kreatif buat menghias rumah dengan barang murah

Membuat suasana baru tidak harus dengan barang-barang mahal, kan? Pada saat merenovasi rumah, anda bisa menggunakan beberapa barang yang memiliki harga terjangkau. Misalnya, anda bisa memilih wallpaper dinding daripada cat.

Selain lebih murah, wallpaper dinding ini bisa anda ganti-ganti di kemudian hari apabila anda sudah mulai merasa bosan. Anda bisa membeli wallpaper dinding murah yang dibandrol mulai harga Rp 100 saja di situs marketplace seperti di Shoppe, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan lainnya.

  1. Jangan renovasi rumah saat musim hujan

Nah, hal ini sangat penting untuk selalu anda ingat. Musim hujan hanya bakal membuat pekerjaan tertunda karena tukang pun harus berhenti bekerja. Sementara itu, anda tetap harus membayar tukang-tukang tersebut. Maka dari itu, usahakan untuk memilih waktu yang cerah. Buat cek musim hujan di Indonesia, anda bisa membuka situs BMKG untuk perkiraan cuaca tahunan, bulanan, ataupun harian.

Sebenarnya, berapa biaya yang dikeluarkan untuk renovasi rumah sehingga kita harus berhemat? Biaya renovasi rumah bisa ditentukan per meter dengan sistem meter persegi ataupun analisis harga satuan bangunan.

Namun yang paling cepat adalah dengan menggunakan sistem per meter persegi, sebab anda hanya perlu mengetahui berapa luas bangunan yang akan  dibangun dan berapa standar harga per meter persegi pada tempat pembangunan.



Misalnya saja, apabila anda ingin merenovasi sebuah rumah minimalis dengan bahan material standar, seorang kontraktor menetapkan harga satuan rumah minimalis Rp.4.000.000 per meter persegi. Apabila luasan total yang akan anda renovasi sebesar 120 meter persegi, maka estimasi kasar biaya renovasi rumah minimalis tersebut yaitu 120 meter persegi x Rp. 4000.000 = Rp. 48.0000.000.

Namun meskipun terlihat simple dan sangat mudah, biaya estimasi kasar ini ini tidak disarankan untuk pekerjaan renovasi rumah.  Hal ini karena biasanya cara tersebut hanya digunakan untuk pembangunan rumah baru. Nah, untuk renovasi rumah, anda pun dapat melakukan rincian untuk penggantian atau pembaruan beberapa ornamen, seperti :



Leave a Reply

Your email address will not be published.