Cara Membuat Pondasi Besi Cakar Ayam


  1. Bisa dibangun di atas tanah yang lembek

Pondasi besi cakar ayam ini bisa dibangun di atas tanah dengan tekstur yang lembek dan bahkan berair sekalipun. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan pondasi konvensional yang sangat sulit untuk melakukan pembangunan di atas tanah dengan tekstur yang lembek dan berair karena beresiko ambles, bergerak ataupun bergeser. Pondasi ini juga mempunyai daya dukung yang lebih tinggi dan sudah tidak membutuhkan sela-sela untuk dapat menampung pengembangan akibat perubahan cuaca.

  1. Tidak membutuhkan sistem drainase

Kelebihan lainnya dari pondasi besi cakar ayam adalah tidak memerlukan sistem drainase dan sambungan kembang kusut. Hal ini dikarenakan seluruh pondasi besi cakar ayam berisi beton pada yang sangat kuat sehingga tidak akan ada celah atau ruangan sebagai drainase. Maka dengan demikian, pengerjaan pondasi besi cakar ayam ini akan mengurangi biaya, material, dan juga waktu pengerjaan.



Kekurangan Pondasi Besi Cakar Ayam

Pondasi besi cakar ayam dikenal sebagai pondasi bangunan yang sangat kuat dan kokoh. Lalu apa kekurangan dari pondasi besi cakar ayam ini? Pada umumnya, pondasi besi cakar ayam ini diaplikasikan untuk membangun bangunan besar, bertingkat, ataupun proyek infrastruktur yang berskala besar. Maka dari itu, biaya pembuatan pondasi yang satu ini terbilang lebih mahal dibandingkan dengan pondasi konvesional.

Mengapa jauh lebih mahal? Hal ini dikarenakan pembuatan pondasi besi cakar ayam ini memerlukan peralatan dan bahan-bahan yang sangat banyak dan proses yang sangat rumit. Contohnya yaitu proses betonisasi yang memerlukan bahan-bahan yang jauh lebih banyak.

Baca juga: Harga Besi Wiremesh Lengkap

Proses Pembuatan Besi Cakar Ayam



Adapun beberapa langkah proses pembuatan pondasi besi cakar ayam adalah sebagai berikut:

  1. Penggalian tanah

Sebelum akan melakukan penggalian tanah, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan ukuran panjang, lebar, dan juga kedalaman pondasi. Adapun hal teknis yang harus diperhatikan yaitu  sebaiknya galian pondasi dibuat lebih lebar dari ukurannya supaya para tukang bisa bekerja lebih leluasa. Selain itu, semua galian tanah juga harus diletakkan jauh dari lokasi pengerjaan pondasi supaya tidak mengganggu.

  1. Penulangan pondasi

Proses perakitan tulangan (pipa-pipa beton) pondasi biasa dikerjakan di luar tempat pengecoran tetapi masih dalam satu lokasi proyek. Hal ini supaya tulangan pondasi bisa segera dipasang setelah dirakit. Teknisnya, hasil rakitan tulangan tersebut dimasukkan kedalam tanah galian kemudian diletakkan tegak lurus dengan bantuan waterpass.

Selanjutnya, tulangan diberikan jarak sekitar 40 mm dengan dasar tanah dengan batu kali yang ditempatkan di setiap ujung sisi sebagai pengganjal. Apabila rakitan terpasang dengan stabil, langkah selanjutnya adalah dengan membuat plat beton alias pengecoran.