Cara Memasang Keramik Lantai Agar Siku


Benang ini menjadi hal yang penting saat kita ingin memasang keramik. Sebab benang tersebut menjadi garis acuan ketika memulai proses pemasangan keramik. Setelah selesai menempelkan benang, kini lantai di ruangan terbagi menjadi empat bagian dengan jarak yang sama.



Memasang Keramik Tanpa Semen

Langkah ketiga, coba tempatkan keramik ke permukaan tanpa menggunakan semen. Tujuannya untuk memastikan bahwa tata letak lantai cocok dengan garis penanda yang telah kita buat sebelumnya.

Pada pekerjaan ini gunakan tile spacer agar ada jarak yang cukup antara keramik yang sudah ditata di atas lantai. Tahap ini bertujuan untuk memastikan pengaplikasiannya bisa merata dan mencari bagian yang mungkin tidak dapat dipasang sampai penuh.

Rendam Keramik

Jangan lupa untuk merendam keramik di dalam air sebelum memasangnya ke lantai ruangan. Hal ini menjadi salah satu langkah penting yang tak boleh terlewatkan. Sebab dengan merendam keramik pori-pori yang ada pada keramik terbuka untuk menyerap air. Dengan demikian keramik dapat menempel dengan baik saat kita melakukan proses pemasangan.

Partikel kecil seperti butiran pasir atau kerikil dapat dengan mudah menempel pada keramik lantai jika sebelumnya keramik direndam terlebih dahulu. Jangan lupa untuk membersihkan keramik sebelum dipasang. Sehingga kotoran atau kerikil tidak menempel. Sebab hal tersebut bisa membuat lantai tidak rata saat dipasang nanti.



Pemasangan Keramik

Selanjutnya kita siap untuk memasang keramik. Kita awali dengan mengaplikasikan semen pada lantai yang nantinya kita pakai untuk menempel keramik. Cara memasang keramik yang benar adalah dengan memulai aplikasi dari satu area lantai terlebih dahulu.

Sebelumnya pastikan bahwa semen sudah dicampur dengan air dan bebas dari kerikil. Gunakan alat papan applicator untuk memasang keramik. Oleskan semen di lantai tipis saja. Jangan lupa gunakan sarung tangan sehingga tangan Anda tidak kotor.

Tempel keramik pada lantai dan tekan. Saat sebaris keramik sudah menempel, gunakan papan apapun dengan permukaan rata untuk menekan keramik. Anda juga bisa menggunakan palu kayu untuk mengetuk keramik secara perlahan.

Tahap tersebut harus dilakukan supaya keramik yang dipasang mempunyai ketinggian yang senada. Setiap satu baris selesai ditempel, pastikan bahwa permukaannya telah memiliki ketinggian yang sama.

Lakukan rangkaian pemasangan tersebut ke empat area yang telah terbagi tadi. Sisipkan tile spacer untuk memberikan jarak antar keramik. Apabila ada area yang tidak bisa terisi penuh dengan keramik, pakai alat pemotong keramik agar Anda mendapatkan kepingan keramik yang sesuai dengan bagian tersebut. Kemudian tempelkan ke bagian itu.

Tidak menutup kemungkinan Anda mendapatkan keramik yang kualitasnya kurang baik. Sehingga sulit untuk dipasang secara presisi lantaran ukurannya yang tidak seragam. Untuk itu Anda bisa mengakalinya dengan memberikan jarak sekitar 0,2 – 0,5 mm saat memasangnya.

Mengoleskan Nat Keramik

Setelah selesai terpasang, diamkan keramik tersebut sampai kering. Sesudah itu oleskan nat keramik yang sudah dicampur dengan air. Nat keramik berfungsi untuk mengisi sela-sela jarak antar keramik. Saat menggunakannya Anda bisa memanfaatkan applicator datar. Dengan begitu Anda bisa mengoleskan nat pada sela-sela dengan mudah.





Leave a Reply

Your email address will not be published.